Jangan Takut Bersaing

Tidak sedikit orang yang takut bersaing, karena merasa rendah diri. Merasa bahwa orang lain lebih hebat, lebih pintar dan lebih dalam segala galanya dibandingkan dengan diri sendiri. Hal ini terjadi, karena ada banyak orang yang tidak dapat membedakan antara :rendah hati dan rendah diri.

Padahal kedua kata ini memiliki arti yang berbeda secara total. Rendah hati adalah dalam konteks tidak menyombongkan diri, baikdalam menampilkan kelebihan pribadi, maupun pencapaian pencapain dalam bidang finansial ,maupun non finansial.Lebih jauh ,rendah hati ,tidak meremehkan orang lain,siapapun adanya ,walaupun secara sosial, mungkin berada dalam posisi yang jauh dibawah kita.

Sebaliknya :”rendah diri” adalah orang yang melecehkan /meremehkan dirinya sendiri. Kehilangan rasa percaya diri dan dalam banyak hal merasa tidak yakin, bahwa apa yang dapat dicapai orang lain, dapat juga diraihnya. Rendah diri menjadikan orang menjauh dari pergaulan dan mengisolasi diri,karena merasa dirinya tidak layak duduk bersama. Rendah diri juga menjatuhkan mental seseorang, sehingga tidak memiliki keberanian untuk bersaing dengan orang lain. Orang yang rendah diri, boleh dikatakan sebagai orang yang mengalami distorsi kejiwaan.Bila tidak ada yang menyadarkannya ,maka seumur hidup tipe orang seperti ini, akan selalu tenggelam dalam keputus asaan.

Anda juga bisa membaca disini Jurus Closing !

Jangan Takut untuk Bersaing dengan Siapapun

Persaingan yang sehat, jangan ditakuti atau dijauhi. Karena persaingan dapat menjadi  alasan untuk selalu memacu diri. Semakin giat berusaha dan tidak pernah berhenti belajar.

Persaingan memaksa kita untuk selalu:

  • introspeksi diri
  • selalu belajar dan meng upgrade diri
  • tabah menghadapi segala sesuatu
  • tidak pernah menyerah
  • tampil antusias menghadapi masalah
  • memupuk rasa percaya diri
  • belajar dari setiap peristiwa hidup
  • memahami bahwa di dunia ini, tidak ada posisi yang tidak bisa digantikan

Persaingan Menginspirasi dan Memotivasi

Persaingan, menginspirasi dan memotivasi kita, agar menghapuskan, minimal mengurangi segala sesuatu yang dapat menurunkan kredibilitas kita. Karena kredibilitas yang dibangun dengan susah payah selama bertahun tahun, dapat hancur karena kesalahan kita dalam beberapa menit.

Persaingan langsung atau tidak, memotivasi kita agar selalu cermat dan arif dalam mengambil suatu keputusan. Sehingga terhindar dari hal hal yang bersifat fatal. Dengan adanya persaingan,maka kita akan tertantang untuk tampil sebaik mungkin.Menjauhkan diri dari tindakan tindakan, maupun lelucon lelucon negatif,yang hanya akan menurunkan kredibilitas kita dihadapan orang banyak.

Persaingan menjadi motivasi diri, agar selalu inovatif,mencari kreasi kreasi baru dan tidak terpaku pada apa yang sudah ada didepan mata.

Memotivasi kita agar selalu berbicara, menulis dan bertutur kata dalam hal hal yang menarik dan bermanfaat. Karena bila dalam setiap kesempatan, kita hanya mengulangi hal hal yang sama,maka pada akhirnya, kita akan ditinggalkan.

Mendorong kita agar selalu disiplin diri, baik dalam waktu,berkerja dan berjanji. Jangan pernah berjanji, bila Anda tahu, tidak bisa menepatinya. Karena hanya akan melukai orang lain.

Sesungguhnya Pesaing adalah :”Sparing Partner “ yang kita butuhkan untuk maju

Persaing kita  adalah seorang “sahabat” yang kita butuhkan untuk memotivasi kita, agar selalu antusias dalam menghadapi  segala macam problema kehidupan. “Enthusiasm is one of the greatest power in life”, yang dapat diterjemahkan secara bebas:” antusiasme adalah salah satu kekuatan terbesar didalam hidup” Bila kita menjalani hidup tanpa antusias,maka dipastikan kita tidak akan pernah meraih cita cita hidup kita. Dalam kalimat lain,orang yang menjalani hidup tanpa antusias,maka ia merencanakan kegagalan untuk hidupnya.

Bila kita menjalani hidup tanpa antusias, maka dipastikan kita tidak akan pernah meraih cita cita hidup kita. Dalam kalimat lain,orang yang menjalani hidup tanpa antusias,maka ia merencanakan kegagalan untuk hidupnya.

Persaingan Jarak jauh

Ketika saya berkerja di salah satu perusahaan konsultan bisnis di pusat kota Jakarta, salah satu manager saya sangat galak. Setiap ketemu, yang dibicarakannya adalah keberhasilan diri, sebagai seorang manager. Ia meremehkan setiap orang, termasuk diri saya. Kalimat yang selalu saya ingat adalah:” Kalian semua adalah buruh di kantor ini, yang penting kerja keras dan bisa dapat uang untuk makan. Jangan berpikir yang aneh aneh. Mustahil kalian bisa mencapai kedudukan manager seperti saya.

Jadi jangan seperti orang mimpi disiang bolong” Semua orang terdiam. Ada yang geram, marah dan sakit hati. Namun bagi saya, pelecehan ini saya jadikan cambuk, untuk memotivasi diri. Saya ingin membuktikan, bahwa suatu waktu saya bisa mencapai lebih dari pada apa yang dicapai manager saya ini.

Dua tahun kemudian saya berhenti bekerja dan kembali kekampung halaman untuk memulai usaha lain, guna mengubah nasib. Dan dua tahun kemudian, saya sudah menjadi pengusaha dan datang bersama keluarga saya ke kantor, dimana dulu saya pernah jadi kuli. Dan kali ini saya mengendarai sedan toyota altis yang waktu itu baru saja saya beli. Saya tunjukkan pada mantan manager saya bahwa berkat “motivasi” yang diberikannya 2 tahun lalu, kini saya sudah mengubah nasib dan menjadi seorang pengusaha. Semoga pengalaman kecil ini, dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi setiap orang yang membacanya, agar jangan takut bersaing dengan siapapun. Karena setiap manusia memiliki peluang yang sama. The key to your success is in your hands.

 

author

Mall online terbesar Indonesia, belanja murah, buka toko online murah, tempat berkumpulnya toko / online shop terpercaya se Indonesia. Jual beli online semakin aman dan nyaman di MyBigMall.

Tinggalkan pesan "Jangan Takut Bersaing dengan Siapapun"

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rating*